Tampilkan postingan dengan label Figure. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Figure. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 September 2012

Blossom Craft by Fenny

Ngobrol-ngobrol bersama Fenny pemilik label Blossom Craft dari malang. Pertama kali saya bertemu langsung sama Fenny  beberapa bulan lalu tapi sebelumya saya sudah sering mampir juga di blognya.
Di bulan ini saya dan Fenny berkesempatan membuat Giveaway, Bila teman-teman ingin mendapatkan karya Fenny ikuti Giveaway duet kami ya. Sebelumnya yuk kenalan lebih dekat  bersama Fenny.

Dimulai dari pertanyaan paling umum, Sejak kapan  blossom craft by fenny berdiri?
Blossom Craft by Fenny berdiri pada akhir 2011 lalu sekitar bulan Desember dan tanggalnya sudah lupa hyahaha (sama aja kyk mbak ratih nih :p). Awalnya tertarik dengan kain felt dan tidak ada niatan untuk menjadikannya bisnis. Namun karena terlahir dari keluarga entrepreuneur (baca: kelurga bakulan) aku mulai berfikir untuk menambahkan nilai jual kedalam setiap produk craft yang aku buat ;)
Kenapa dinamakan  blossom craft by fenny ?
Aku suka bunga, apalagi yang sedang mekar2nya, cantik, fresh dan selalu ditunggu2 kehadirannya. Ya karena ‘nama itu adalah doa’ maka semoga produk yang aku hasilkan ini selalu cantik, fresh dan ditunggu2 kehadirannya oleh tiap pecinta craft :)
Produk blossom craft by fenny apa saja yang sudah diproduksi?
Blossom Craft by Fenny menghasilkan produk yang kebanyakan berfungsi untuk meng-organize barang2 yg ada disekitar kita. Jadi ada pouch, bb pouch, laptop case, passbook cover dll. Bahan utamanya adalah felt atau kain katun. Paling sering bikin pouch, karena pouch itu pasti dibutuhin oleh setiap orang, buat tempat pensil kek, tempat make up kek, tempat alat menjahit kek masih banyak lagi deh :)
Apa ciri khas dari produk yang dihasilkan oleh  blossom craft by fenny?
Blossom Craft by Fenny memiliki ciri khas terletak pada desain yang diusung, hasil akhirnya adalah terlihat manis, imut atau cantik. Jadi aku lebih memilih desain yang terlihat manis dari pada glamour atau mewah, karena menurut aku apapun yang terlihat manis setiap orang pasti ingin mengenalnya dari pada apapun itu yang terlihat glamour atau terlalu mewah. Pemilihan motif kain juga ikut turut andil loh dalam menentukan hasil akhir yang manis, imut atau cantik :)
Apa saja suka dukanya menjadi crafter di  blossom craft by fenny?
Dukanya adalah handmade masih dipandang sebelah mata oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Sedih ketika melihat orang lain lebih memilih tas branded luar negeri, padahal kita juga punya produk tas handmade yang gak kalah dengan produk pabrikan itu! Hoshh *emosi jiwa (hahaha)
Sukanya adalah aku bisa terus mendesain! Aku suka meng-create sesuatu, dan latar belakangku sebagai mahasiswa arsitek ternyata memiliki kesinambungan dengan hobbyku yang suka crafting. Apapun yg aku pelajari diperkuliahan bisa aku terapkan saat crafting, tentang warna, tekstur, keseimbangan, proporsi dll. Dan lebih dari itu aku selalu mengingat ingat kata2 salah satu dosenku, bahwa “masyarakat Indonesia adalah masyarakat pengrajin” (*Galih WP. FT-UB) dan aku bangga bisa hidup di nusantara ini, bangga bisa menjadi salah satu pengrajin, meskipun bukan pengrajin dinding gedeg atau atap rumbia yang akhirnya bisa dijadikan rumah adat, tapi dengan menghasilkan produk asli Indonesia dengan kreatifitasku sebagai anak bangsa, aku ingin mengenalkan craft Indonesia kepada seluruh mata didunia!
Sejak kapan fenny suka sesuatu hal yang berbau handmade?
Wah kalo ini udah sejak dalam kandungan kali ya? Hehehe :p mulai dari kecil emang suka milih sesuatu yang dibuat oleh tangan dari pada oleh pabrik, lebih tertarik dengan barang2 yg limited dari pada yang pasaran, dan lebih menghargai orisinalitas dari pada plagiasi.
Kreatif menurut fenny itu apa?
Kreatif itu adalah.. emm.. saat kita bisa menjawab setiap pertanyaan, dan memiliki solusi dari setiap permasalahan, itulah kreatif menurutku.
Sejauh ini, bagaimana fenny lihat tanggapan publik terhadap karya-karya handmade?
Tanggapan publik tentang handmade masih rendah, publik lebih memilih barang yang murah meriah dari pada yang memiliki nilai kreativitas dan kualitas yang tinggi. Boleh lah milih barang murah, tapi ya jangan kebangetan, pengen handmade tapi ditawar dengan harga murah! (*hahahaha curcol dikit ;p)
Harapan dan impian  fenny untuk  blossom craft  kedepannya?
Harapan ku adalah semoga Blossom Craft by Fenny bisa dikenal baik, pertama dikalangan crafter sendiri lanjut ke pecinta craft hingga masyarakat awam sekalipun. Semoga bisa mewujudkan segala mimpi serta angan2 yg selama ini ada didalam otakku. Semoga produk2 yang dihasilkan dapat meningkat kualitasnya dan semakin beragam. Amiiin3 :)

Nah Jangan lupa ikut Giveaway kami ya. Baca caranya disini. Good Luck :)


Dan untuk teman-teman yang mau berkenalan lebih dekat
Silahkan mampir di :
Fan Page : Blossom-Craft-by-Fenny
Blog : http://blossom-fenny.blogspot.com

Rabu, 13 Juni 2012

Sang Sayur Yang Menyehatkan

sumber: http://mini-sys.com/
Haii teman-teman kali ini saya mau mengajak kalian untuk mengenal  sosok cantik di balik Sang Sayur. Namanya Shirley Yoanita Susilo, dan SYS merupakan nama penanya. Mbak Shirley, begitu saya menyapanya adalah seorang Comic Artist. Oh ya... Sudah pernah dengar apa itu Sang Sayur? Saya baru mendengarnya dua minggu belakangan ini padahal Sang Sayur sudah ada sejak beberapa tahun lalu loh. Mungkin buat teman-teman yang masih asing mendengar Sang Sayur pasti yang akan terbayang adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan masak-memasak. Awalnya saya pun berpikiran buku ini adalah kumpulan resep masakan atau segala sesuatu yang tidak jauh-jauh dari dapur dan urusan masak memasak.

Karakter dalam komik Sang Sayur (sumber:facebook.com/sangsayur)
Sang Sayur adalah komik yang mengangkat cerita kehidupan sehari-hari dengan tokoh cerita yang unik, yaitu sayuran dan buah-buahan. Sang Sayur berhasil terpilih menjadi salah satu finalis di ajang kontes komik mancanegara yang diadakan oleh Kementrian Luar Negeri Jepang, International Manga Award 2007. Sang Sayur adalah satu-satunya karya anak bangsa yang masuk daftar finalis International. Karya-karya lain yang berhasil menembus tahap final antara lain adalah "East Coast Rising" oleh Becky Cloonan (Amerika Serikat), "Gothic Sports" oleh Anike Hage (Jerman) dan "GOONG" oleh Park So Hee (Korea).Yuk langsung kenalan dengan sosok yang meramu Sang Sayur ini.


Boleh bercerita sedikit mengenai kesibukan mbak Shirley sehari-hari?
Keseharian saya sebetulnya sama seperti kebanyakan orang. Jika tengah ada deadline atau proyek, saya bekerja sesuai jadwal karyawan kantor di studio. Dari Senin sampai Jumat (atau Sabtu, tergantung dari workload) dan dari pagi hingga sore (atau malam, tergantung dari workload). Jika kebetulan tengah free, saya bersantai di rumah browsing online, nonton DVD, baca, tidur dll. Atau kalau sedang mumet di rumah, saya akan break keluar rumah.

Bila di tahun 2007 Sang Sayur berhasil menjdi finalis International Manga Award lalu kapan tepatnya Sang Sayur hadir?
Di sini apa saya boleh cerita sedikit tentang riwayat saya? Karena buntutnya ada tautannya dengan Sang Sayur.

Perjalanan saya menjadi komikus dimulai dari waktu kecil semasa saya belum mengenal manga atau anime dari Jepang. Saya sering "disuguhi" tontonan animasi barat yang umumnya dibintangi karakter binatang yang berbicara, sampai suatu hari ibu saya memperkenalkan Candy- Candy, sebuah animasi Jepang yang selain dilakoni karakter manusia juga membuat air mata menetes sampai berember-ember. Selain Candy-Candy, saya juga diperkenalkan dengan seri anime dan tokusatsu seperti Goggle V, Voltus V, Voltron dsb. Setelah itu, hidup rasanya telah berubah untuk selamanya. Anime pun telah menjadi bagian penting dari hidup saya dan tidak lama kemudian disusul dengan manga seperti Candy-Candy, Little New York, Dragon Ball, Min Min dsb.

Dari kecil hingga SMP saya suka sekali menggambar karakter-karakter kesukaan saya dengan perkakas simpel seperti buku gambar dan pensil. Di masa itu pikiran untuk menjadi seorang komikus belum terbesit di benak.

Bahkan sampai saya melanjutkan SMA di Amerika pun, saya masih belum terpikir ingin menjadi komikus. Saat itu saya lebih tertarik menjadi seorang ilustrator.

Namun begitu memulai kuliah desain komunikasi di sebuah sekolah desain (Parsons) di New York, saya malah semakin tertarik dengan menggambar dan membuat komik karena saya selalu dikelilingi teman-teman dari mata kuliah Ilustrasi, yang amat menggandrungi anime dan manga Jepang. Tapi orang yang betul-betul membuat semangat menggambar dan ngomik saya menggebu-gebu adalah teman baik Korea saya yang jago menggambar. Karena dia, kita berdua nekat mengikuti sebuah kontes komik besar dari salah satu penerbit terkemuka di Amerika, meski waktu itu kemampuan saya masih "pas-pasan" dan gagal tembus.

Setelah kembali ke tanah air, saya mencoba mengikuti kursus di Machiko Manga School. Berkat bimbingan Machiko Sensei, selain dapat mendalami teknik membuat manga dan mengetahui arti di balik semua efek manga yang selama ini belum diketahui dengan jelas, saya juga diperkenalkan dengan dunia komikus profesional. Di sana pula saya bertemu dengan kawan-kawan sehobi, yang kemudian berujung dengan berdirinya Seven Artland Studio di tahun 2006. Proyek perdana kita adalah majalah komik lokal indie bernama SPLASH dan di sanalah tempat lahirnya Sang Sayur.

Kenapa tertarik mengangkat cerita  yang karakternya diambil dari buah-buahan dan sayur-mayur?
Terus terang dari dulu saya belum pernah terpikir untuk membuat seri komik sejenis Sang Sayur. Namun demi menambah keragaman konten komik di SPLASH, maka saya pun dianjurkan untuk mencoba memulai seri tsb. Pertama-tama memang masih meraba-raba namun setelah beberapa saat, akhirnya saya bisa menikmatinya dan merasakan kebebasan yang tak terhingga dengan pembuatan cerita seri ini.

Dari situ juga saya mulai mengerti nikmatnya menulis komik. Saya dapat bebas mengekspresikan imajinasi dan pesan saya kepada pembaca di mana pun mereka berada.

Berkat dukungan Koloni, kini seri Sang Sayur muncul secara berangsur di majalah komik bulanan, CHERRY
Ilustrasi & design karya SYS (sumber:mini-sys.daportfolio.com)
Selain Sang Sayur karya apa saja yang telah dibuat hingga saat ini ?
Sebelum proyek solo saya Sang Sayur, di bawah inilah buku2 yg pernah saya garap dan terbitkan:

- 101 Peraturan Konyol Dunia: kolaborasi dengan Seven Artland Studio, penerbit Cendana Art Media. Belum lama ini, judul ini telah dicetak ulang untuk ketiga kalinya.

- 101 Surviving Super Singles: kolaborasi dengan Seven Artland Studio, penerbit Cendana Art Media.

- Sejejak Mimpi (Romantika Odong-Odong): kolaborasi dengan cosmic afro dan kat dari Seven Artland Studio, penerbit Koloni m&c! Gramedia Group.

Saya baca di fans page Sang Sayur , kabarnya akan terbit buku ke dua Sang Sayur?
Rencananya memang akan terus dilanjutkan dan ohohoho.... Dalam waktu dekat ini akan ada berita baik tentang Sang Sayur, jadi pantau saja terus fanpagenya dan facebook saya.
Sang Sayur dalam sebuah Talk Show
Sang Sayur dalam kegiatan workshop & festival (sumber:facebook.com/sangsayur)
Terakhir nih mbak, apakah tips-tips yang biasanya diberikan kepada seorang pemula yang ingin menjadi comic artist?
Salah satu tips dari saya adalah (maaf kalau ini terdengar agak konyol) ini. Jika anda atau anak, cucu, sepupu, keponakan dll tertarik ingin menjadi komikus, tolong biasakanlah diri untuk meninta dari usia muda karena (menurut saya) kemampuan meninta itu membutuhkan lebih banyak waktu untuk didalami dibanding menggambar dengan pensil. Kalau ada kesempatan untuk kembali ke masa lalu, saya rasa hal inilah yang akan kujalankan. Dan tentunya banyaklah membaca dan amati lingkungan kalian, karena inspirasi bisa datang dari mana saja dan kapan saja.


Untuk kalian yang ingin membaca petualangan Sang Sayur dan teman-temannya bisa baca di majalah yang disebutkan diatas, Bergabung dengan Fan Pagenya atau Untuk saat ini hingga 26 Juni 2012 silahkan Ikut Giveaway yang saya adakan. Siapa tahu kalian beruntung mendapatkan komik atau merchandise Sang Sayur.

Giveaway
Dan untuk teman-teman yang mau berkunjung ke dunia Sang Sayur
Silahkan mampir di :

♥♥ Terima kasih untuk  keramahan dan waktu yang diluangkan ditengah-tengah kesibukan Mbak Shirley dalam menjawab pertanyaan diatas ♥♥